herdermssingkil2

SINGKIL – Mengawali pekan kedua di bulan Januari 2026, seluruh jajaran aparatur Mahkamah Syar’iyah Singkil kembali melaksanakan kewajiban apel pagi rutin pada Senin (09/01/2026). Bertempat di halaman utama kantor, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan integritas seluruh elemen pengadilan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bumi Sekata Sepekat.

IMG 20260209 WA0031

Pemimpin Apel dan Partisipasi Penuh

Apel pagi kali ini dipimpin langsung oleh Hakim Mahkamah Syar’iyah Singkil. Kehadiran peserta apel menunjukkan soliditas yang luar biasa, di mana barisan diisi oleh para Hakim, pejabat struktural dan fungsional, staf, hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tak ketinggalan, tenaga outsourcing juga turut berbaris rapi, menunjukkan bahwa semangat kedisiplinan merupakan tanggung jawab.

Amanat: Integritas dan Pelayanan Prima

Dalam amanatnya, Pembina Apel menekankan beberapa poin krusial yang harus menjadi pedoman kerja selama sepekan ke depan:

  • Refleksi Awal Tahun: Mengingat ini masih di awal tahun 2026, pembina mengajak seluruh aparatur untuk memacu semangat kerja guna mencapai target program kerja tahunan yang telah ditetapkan.
  • Kedisiplinan Sebagai Fondasi: Apel pagi bukan sekadar seremoni, melainkan manifestasi dari kepatuhan terhadap aturan dan bentuk kesiapan mental sebelum melayani masyarakat.
  • Kerja Sama Tim: Ditegaskan bahwa keberhasilan MS Singkil dalam meraih predikat kinerja unggul bergantung pada kontribusi setiap individu, mulai dari meja pimpinan hingga tenaga pengamanan dan kebersihan.

IMG 20260209 WA0023

 

Konsistensi Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Pelaksanaan apel yang tertib ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan MS Singkil dalam mempertahankan dan meningkatkan pembangunan Zona Integritas. Dengan memulai hari melalui doa bersama dan koordinasi yang jelas, diharapkan setiap kendala dalam pelayanan administrasi maupun persidangan dapat diminimalisir.

Kegiatan apel pagi ditutup dengan pembacaan doa untuk kelancaran tugas harian, yang kemudian dilanjutkan dengan bersalam-salaman sebagai simbol harmonisasi antar pegawai sebelum menuju ruang kerja masing-masing.