SINGKIL – Rabu, 11 Februari 2026 | Mengawali ritme kerja di pertengahan minggu, jajaran petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Mahkamah Syar’iyah Singkil kembali mengikuti agenda briefing rutin. Bertempat di ruang lobi utama, kegiatan pagi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Mahkamah Syar’iyah Singkil Bapak Azhari, S.H., M.H., yang memberikan pengarahan strategis sekaligus motivasi spiritual kepada seluruh garda terdepan pengadilan.

Briefing ini bukan sekadar formalitas, melainkan momentum krusial untuk menyelaraskan persepsi dan menjaga standar kualitas layanan publik bagi masyarakat pencari keadilan di Kabupaten Aceh Singkil.
Tiga Poin Utama Amanat Sekretaris
Dalam arahannya, Sekretaris Mahkamah Syar’iyah Singkil menekankan tiga poin fundamental yang harus dijiwai oleh setiap petugas PTSP:
1. Konsistensi dalam Pelayanan Prima
Pelayanan yang baik bukanlah sebuah pencapaian sekali jadi, melainkan komitmen yang harus dijaga setiap hari. Sekretaris mengingatkan agar standar 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) tetap menjadi identitas utama Mahkamah Syar’iyah Singkil. "Masyarakat yang datang ke sini seringkali membawa beban masalah yang berat. Sambutan yang ramah dan profesional adalah langkah awal kita dalam membantu mereka," tegasnya.
2. Bekerja sebagai Ladang Pahala
Poin menarik dalam briefing kali ini adalah sentuhan motivasi spiritual. Beliau mengajak seluruh aparatur untuk mengubah mindset (pola pikir) dalam bekerja. Bekerja di pengadilan tidak boleh hanya dipandang sebagai penggugur kewajiban administratif atau rutinitas mencari nafkah semata.
"Niatkan setiap langkah dan bantuan yang kita berikan kepada masyarakat sebagai ibadah. Jika kita ikhlas, maka lelah kita akan menjadi lillah dan bernilai pahala di sisi Allah SWT," ujar Sekretaris di hadapan para peserta briefing.
3. Menjadi Solusi bagi Masyarakat
Terakhir, Sekretaris menginstruksikan agar petugas PTSP proaktif dalam memberikan solusi. Petugas diharapkan tidak hanya sekadar memberikan informasi normatif, tetapi mampu memahami substansi permasalahan yang dihadapi masyarakat dan memberikan arahan yang tepat sesuai prosedur yang berlaku. Prinsipnya, masyarakat harus pulang dengan kejelasan informasi dan rasa puas atas solusi yang ditawarkan.

Komitmen Bersama
Briefing ditutup dengan doa bersama dan yel-yel penyemangat untuk meningkatkan soliditas tim. Dengan adanya briefing rutin ini, diharapkan Mahkamah Syar’iyah Singkil terus mampu mempertahankan predikat pelayanan yang bersih, melayani, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan berjalan dengan khidmat dan lancar, yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan loket layanan secara serentak tepat pada pukul 08.00 WIB.


